STP Trisakti Juara 3 “Unilever Chef of The Year 2012”
24 April 2012
Jakarta - Tahap seleksi, semifinal, dan grandfinal berlangsung ketat di anatar para chef yang berbakat. Terpilihlah 3 chef senior dan 3 chef junior yang berhak menyandang gelar Chef of The Year 2012 untuk pertama kalinya. Siapa saja mereka?
Chef of The Year adalah kompetisi kuliner tingkat nasional yang digagas oleh Unilever Food Solution (UFS). Perhelatan ini melibatkan chef senior yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun, serta chef junior yang sedang merintis karier atau mahasiswa jurusan kuliner. Kali ini, acara dipusatkan di 4 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali.
Dari sekitar 370 peserta yang mendaftar di awal, tersisa 16 kontestan yang siap berlaga di babak final. Mereka adalah juara 1 dan 2 dari masing-masing kategori dan tiap kota di babak semifinal. Selain itu, ada pula 2 finalis yang berasal dari kompetisi Salon Cullinaire, sehingga totalnya 18 chef yang maju ke babak akhir.
Babak grandfinal diselenggarakan di Epicentrum Walk, Senin (23/4). Para finalis harus membuat resep yang telah mereka tulis. Dalam waktu 90 menit, mereka harus menyiapkan hidangan appetizer dan main course yang masing-masing dibuat 3 porsi. Satu untuk dicicipi, satu dipotret oleh media, dan satu lagi diperlihatkan kepada pengunjung.
Seluruh hidangan dinilai berdasarkan kebersihan, penggunaan produk UFS, rasa, dan presentasi. Ada 4 juri profesional yang menentukan siapa juara Chef of The year tahun ini, yaitu Chef Vindex Tengker (Brand Ambassador UFS, perwakilan Association of Culinary Professional), Chef Widhi Joestiarto (Executive Chef UFS), Chef Setiyanto (perwakilan Indonesian Chef Association), dan Chef Gilles Marx (pendiri AMUZ Gourmet).
Berikut daftar lengkap pemenang Chef of The Year 2012:
Kategori senior:
1.Ranov Suswanda – Novotel Hotel, Bandung
2. Anak Agung Gede Taskara Magara – Conrad, Bali
3. Janes P. Siahaan - Grand Hyatt, Jakarta
Kategori junior:
1. Dias Raditya Wijaya – Bvlgari Hotel, Bali
2. Krisanti Muktisari – The Dharmawangsa Hotel, Jakarta
3. Johardi – STP Trisakti, Jakarta
(Sumber : Detik.com )
STP Trisakti Juara Lomba Masak ”Expression of young Chef’s Creativity”
TMII - Sabtu, 21 April 2012
Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti) berhasil sebagai juara pertama pada lomba masak tingkat nasional “Expression of Young Chef’s Creativity” untuk kategori mahasiswa yang diselenggarakan oleh DPP APJI DKI Jakarta pada Sabtu, 21 April 2012 di TMII. Lomba Masak dengan tema “Expression of Young Chef’s Creativity” ini meliputi kategori koki cilik, Kategori Pelajar SMK / SMA, dan Kategori Mahasiswa. Lomba masak dengan skala nasional ini diikuti oleh sekitar 150, dengan tujuan untuk menggali kreativitas muda-mudi dalam menyajikan masakan.
Kegiatan Lomba yang rutin diselenggarakan oleh DPP APJI DKI Jakarta bekerjasama dengan STP Trisakti ini, dengan bahan dasar mie untuk koki cilik, dan bahan dasar ikan patin dan udang untuk kategori pelajar SMA/SMK dan mahasiswa. Lomba masak ini memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah dan acara ini di buka oleh Ibu Ade selaku Direktur Operasional TMII dan Ibu Jero Wacik.
Hasil Lomba Masak :
Kategori Mahasiswa:
- Juara 1 : Andre&Wilson dari STP Trisakti
- Juara 2 : Septi&Zhahrina dari Beasiswa Unggulan Kemdikbud-STP Trisakti
- Juara 3 : Anwar&Prasetyo dari Univ.Negeri Jakarta
- Harapan 1 : Ramli&Rizki dari Akademi Pariwisata Indonesia
- Harapan 2 : Samuel&Arnold dari STP Bandung
- Harapan 3 : Leonardo&Arifin dari BHI Bogor
Kategori Pelajar SMA/SMK:
- Juara 1 : Rizki&Septian dari SMK Negeri 33 Jakarta
- Juara 2 : Robby&Rahmawan dari SMK Negeri 57 Jakarta
- Juara 3 : Shara&Erika dari SMK Negeri 3 Bogor
- Harapan 1 : Nita&Sri Intan dari SMK Mandiri Cirebon
- Harapan 2 : Risti&Devi dari SMK Negeri 3 Lampung
- Harapan 3 : Sifa & Bebby dari SMK Kharismawita Depok
Welcome
Prakata oleh Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti : Djoko Soedibyo,SE,MM, Ph.D.
Terima kasih atas kepercayaan anda untuk mengembangkan potensi dan peluang karir pada Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Jembatan menuju profesionalisme Anda di bidang pariwisata. Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti yang telah berkiprah di dunia pendidikan dan pariwisata selama 40 tahun lebih merupakan perguruan tinggi swasta pertama yang menyelenggarakan program Diploma IV di Indonesia dengan gelar SARJANA SAINS TERAPAN. View More »
Pendaftaran Mahasiswa Baru.
PROGRAM PMDK DAN BEASISWA
- PMDK ditujukan bagi siswa / siswi yang mempunyai nilai rata – rata rapor kelas X dan XI SMA/SMK minimal = 7,1 atau berdasarkan rekomendasi Kepala Sekolah dan lolos seleksi interview di STP Trisakti. Fasilitas yang diberikan berupa biaya kuliah paling rendah untuk tahun pertama.
- Beasiswa Unggulan Kemdiknas ditujukan bagi siswa / siswi yang mempunyai prestasi/juara tingkat nasional, regional maupun lokal pada bidang Akademik, Seni, Olahraga, dan Sains dan teknologi dan lolos seleksi tes di STP Trisakti. Fasilitas yang diberikan berupa beasiswa untuk kuliah di STP Trisakti Jurusan D-UPW dan D-4 Perhotelan View More »
TERPIKAT INDAHNYA LUZERN
oleh: Rina Suprina
Bulan Agustus 2011 merupakan bulan yang istimewa. Mengapa? Karena saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke negara Swiss. Sehubungan dengan adanya kerjasama antara STP Trisakti dan IMI Switzerland, saya dan Pak Arief, dosen jurusan UPW, diberi kesempatan oleh manajemen STP Trisakti untuk sit in di kampus IMI selama dua minggu. Perasaan saya campur aduk. Read More »
Kerjasama STP Trisakti dengan IMI University Center Switzerland & Burapha University Thailand.
oleh: Rietsy Kermite Dandel
Dual Degree Program
“Program Dual Degree dan pertukaran pelajar (Student exchange) merupakan salah satu tolak ukur penjaminan mutu proses akademik berkelas international, karena secara otomatis kurikulum STP Trisakti telah diakui oleh beberapa universitas di luar negeri seperti di Swiss, Thailand, Singapore dan Malaysia,” kata Ketua STP Trisakti, Djoko Sudibyo Ph.D.
Kerjasama yang dilakukan akan memudahkan para mahasiswa untuk mendapatkan gelar sarjana dari IMI University Centre Switzerland dan Burapha University Thailand dari negara tersebut. Sehingga kemampuan mereka bisa diakui di dalam dan luar negeri. Artinya pengantar dalam perkuliahan wajib menggunakan bahasa Inggris. Read More »

Certificate No 11/01877
